Semu...

Kalau pada akhirnya aku dibiarkan tanpa pegangan, jangan bawa aku terlalu jauh masuk ke dalam perasaanmu.

Sudah cukup aku terngiang-ngiang sendiri dengan bayangmu.

Sudah cukup aku menerka kabarmu lewat anganku. 

Sudah cukup aku  sendirian, tanpa hadirmu.

.

.

Kamu tak usah menawarkan temu kalau pada akhirnya ruang perjumpaan itu dibiarkan kosong.

Kamu tak usah menawarkan untuk membagi hati kalau pada akhirnya pintu perasaan itu kau tutup kembali.
.

.
Rupanya cinta sendirian lebih baik daripada harus tergantung oleh janji.

Jarak menjadi pemicu aku dan kamu tidak bisa menjadi kita.

Dan kamu saat ini memperparah dengan menciptakan jarak antara hati dan anganku untuk bisa bersanding di dekat ragamu.

.

.

Seberapa dinding itu kokoh menutupi hatimu?

Sampai-sampai desiran sayangku tak bisa kau rasakan.

.

.

Kali ini rupanya aku disadarkan oleh hujan.

Rintiknya tak akan berharap akan jatuh dimana.

Begitupun aku.

Biarkan hati ini jatuh, tanpa tahu siapa pemiliknya.

Komentar

Postingan Populer